PENGARUH PENGUMUMAN BOND RATING AGENCY PADA BOND DAN HARGA SAHAM
![]() |
Oleh: John R.M. Hand, Robert W. Holthausen dan Richard W. Leftwich
Paper ini menyelidiki excess bond dan stock return harian dihubungkan dengan dua pengumuman bond rating agency. Warning dari perubahan rating yang memungkinkan melalui tambahan pada Standard dan Poor’s Credit Watch list diantara tahun 1981 dan 1983 dan perubahan rating yang sesungguhnya oleh Moody’s dan Standard dan Poor’s diantara tahun 1977 dan tahun 1982. Weinstein (1977) dan Wakeman (1978) tidak menemukan reaksi pasar ketika perubahan rating. Katz (1974), Grier dan Katz (1976), Brooks dan Copeland (1983) menemukan adanya reaksi harga bond yang signifikan.
Keuntungan penelitian ini adalah penggunaan data harian untuk mengisolasi pengaruh pengumuman pada harga bond. Keuntungan yang lain adalah pemisahan penyelidikan peringatan perubahan rating yang memungkinkan melalui tambahan pada Standard dan Poor’s Credit Watch List, dan perubahan rating yang aktual yang didahului oleh warning tersebut. Hasilnya bahwa pengumuman perubahan rating dapat terjadi setelah hutang perusahaan ditempatkan pada daftar Credit Watch, atau dapat terjadi tanpa didahului oleh rancangan Credit Watch.
Hasil keseluruhan terhadap pengaruh pengumuman tamabahan Credit Watch List tidak menunjukkan excess bond returns rata-rata yang signifikan. Excess bond return rata-rata pada pengumuman rating down grades yang aktual oleh Moody’s dan Standard dan Poor’s adalah -1,27% dan median excess return adalah -0,45%.
Pengumuman down grade juga mempengaruhi harga ekuitas perusahaan yang diperingkat kembali, dan pengaruh rata-rata yang negatif atas hutang dan ekuitas adalah sama, walaupun pengaruh atas ekuitas adalah lebih negatif dibandingkan dengan pengaruh hutang. Sebaliknya bukti empiris upgrade lebih lemah, pengaruh pengumuman mean dan median ditaksir 0,35%, dan sedikit perbedaan diobservasi di antara investment grade bonds di atas dan dibawah. Akhirnya, ada sedikit bukti excess return yang positif untuk ekuitas perusahaan up grade. Secara umum, excess return dihubungkan dengan pengumuman Credit Watch, selanjutnya lebih mendukung pengaruh harga bila observasi-observasi non kontaminasi diteliti. Untuk up grades, eliminasi kejadian-kejadian yang terkontaminasi menyebabkan ukuran excess bond return rata-rata menjadi lebih positif, tetapi stock masih memberikan bukti dan pengaruh yang kecil dihubungkan dengan perubahan rating.
Hasil peneltiian sebelumnya konsisten dengan hasil penelitian ini. Holtausen dan Leftwich (1986) menemukan bukti yang konsisten dengan respon harga saham terhadap semua pengumuman kecuali rating up grade yang aktual. Stickel (1986) meneliti pengaruh perubahan rating preferred stock terhadap preferred stock return dan menemukan bukti yang konsisten dengan pengaruh harga untuk up grade dan down grade.
I. Data: Perubahan-perubahan Moody’s dan Standard dan Poor’s Rating
Peneliti menganalisis dua jenis pengumuman bond rating agency : 1) Peneliti meneliti sampel taksiran 250 tambahan terhadap Standard dan Poor’s Credit Watch List; 2) Peneliti meneliti sampel taksiran 1100 pengumuman perubahan bond rating oleh Moody’s dan Standard dan Poor’s. Tabel I menyediakan informasi frekuensi perdagangan untuk 1548 bonds dalam sampel pada perubahan-perubahan rating bonds. Tabel I menjelaskan bahwa frekuensi perdagangan dipertimbangkan lebih tinggi untuk bond dibawah grade investasi (di bawah BAA) dibandingkan untuk investasi grade bonds (BAA dan di atas). Tabel II meringkaskan distribusi perbedaan antara yang asli dan transaksi dalam 11 hari sebelum perubahan rating dan sedikitnya satu harga transaksi pada 60 hari setelah perubahan rating.
II. Pengukuran Excess Bond dan Stock Return
A. Estimasi Excess Bond Return
Window-spanning excess return digunakan sebab bond jarang diperdagangkan, dan harga bond selalu tidak tersedia pada hari 0 dan +1 window yang lebih disenangi. Window-spanning raw return untuk setiap bond diukur dari harga transaksi terakhir dalam periode -11 sampai -1 terhadap harga transaksi yang pertama atau setelah hari +1. Peneliti mengukur excess bond return sebagai raw bond return minus return on a risk free bond untuk periode window-spaning. Peneliti menggunakan t-test untuk menetapkan apakah excess bond return rata-rata berbeda dari 0. Peneliti menghitung t-statistik didasarkan pada standard deviasi cross-sectional dari window-spaning excess return, dengan asumsi bahwa excess windowspaning return perusahaan adalah independent secara cross-sectional t-statistik mempunyai 1 degree of freedom lebih kecil dibandingkan sejumlah perusahaan dalam sampel.
B. Estimasi Excess Stock Return
Excess Stock Return didefinisikan sebagai kesalahan prediksi saham dihitung dari suatu model pasar, dijumlahkan pada kejadian hari 0 dan +1. Parameter model pasar diestimasi menggunakan periode perubahan post-rating 300 hari dari hari +62 hingga +361 sebab ada bukti penelitian sebelumnya bahwa down grade (up grade) di dahului oleh excess return rata-rata yang positif (negatif). T-test pada mean excess stock return didasarkan pada standard deviasi cross-sectional.
C. Model Ekspektasi untuk Pengumuman Bond Rating Agency
Peneliti mengembangkan model ekspektasi perubahan bond rating didasarkan pada yield to maturity, dan menggunakan model itu untuk meningkatkan kemungkinan deteksi pengaruh pengumuman dihubungkan dengan tambahan Credit Watch dan perubahan bond rating. Jika yield to maturity dari bunga memahami bahwa bond mempunyai resiko kegagalan yang lebih besar dari bond yang dapat dibandingkan. Selanjutnya jika bond itu ti down graded, peneliti mengklasifikasikannya sebagai suatu expected down grade. Jika bond up graded, peneliti akan mengklasifikasikannya sebagai unexpected up grade.
III. Hasil
A. Pengumuman Standard dan Poor’s Credit Watch
Hasil untuk semua sampel dari Credit Watch dalam tabel III memberikan sedikit bukti excess bond dan stock returns dihubungkan dengan down grade serta up grade yang ditunjukkan.
Excess stock return rata-rata dan bond return dari sampel terhadap down grade yang ditunjukkan diklasifikasikan sebagaimana yang diharapkan adalah tidak berbeda dengan 0.
Hasil untuk subsampel yang tidak terkontaminasi dari down grade yang ditunjukkan lebih mendukung pengaruh harga untuk pengumuman yang unexpected.
B. Perubahan Rating Moody’s dan Standard dan Poor’s Bond Rating
Pada sampel perubahan rating yang aktual oleh Moody’s dan Standard dan Poor’s dianalisis, hasilnya sulit diinterpretasi sebab adanya beberapa ketidakpastian yang kelihatan.
Dari tabel V dapat dibaca bahwa pengumuman rating down grades dihubungkan secara statistik adanya excess bond dan stock return rata-rata yang negatif dan signifikan, hasilnya tidak konsisten dengan Weinstein (1977), Pinches dan price yang signifikan bila dihubungkan dengan perubahan rating. Uji statistik menunjukkan bahwa excess return rata-rata negatif tidak berbeda untuk bonds dan stocks.
Ada bukti empiris mengenai rata-rata (mean) excess bond return untuk up grade, tetapi tidak ada bukti empiris dari rata-rata excess stock return yang positif dan signifikan.
IV. Analisis Cross-Sectuibak daru Excess Bond Return
Peneliti mengestimasi regresi multivariate untuk mencoba menjelaskan variasi cross-sectional dalam window-spaning excess bond return. Regresi yang terpisah diestimasi untuk down grades dan up grades, dan untuk observasi yang terkontaminasi dan non kontaminasi. Konsekuensinya kemungkinan ada beberapa ketergantungan cross-sectional dalam residual regresi.
V. Ringkasan dan Kesimpulan
Excess bond return untuk tambahan Credit Watch List secara umum tidak signifikan sampai perubahan expected rating dikeluarkan. Observasi yang tidak terkontaminasi yang dikelompokkan sebagai unexpected, umumnya meningkatkan ukuran pengaruh harga bond dan saham dari pengumuman Credit Watch. Selanjutnya untuk down grade, rata-rata excess bond return adalah lebih kuat untuk investment grade bonds yang ti bawah dibandingkan untuk investment grade bonds. Bila observasi laporan concurrent dihapus, excess return rata-rata yang negatif dihubungkan dengan down grades tidak muncul, tetapi untuk saham akan tersisa. Untuk up grades, pengaruh harga bond yang signifikan diobservasi pada sampel yang tidak terkontaminasi, tetapi tidak ada pengaruh harga saham yang dideteksi. Kesimpulan secara keseluruhan adalah bahwa ada pengaruh harga saham dan bond dihubungkan dengan pengumuman tambahan terhadap Credit Watch List, dan dengan pengumuman perubahan rating yang aktual oleh Moody’s dan Standard dan Poor’s.
![]() |
Skripsi Lengkap (bab 1-5 dan daftar pustaka) untuk judul diatas bisa dimiliki segera dengan mentransfer dana Rp300ribu Rp200ribu. Setelah proses pembayaran selesai skripsi dalam bentuk softcopy/file Msword langsung kita kirim lewat email kamu pada hari ini juga. Layanan informasi ini sekedar untuk referensi semata. Kami tidak mendukung plagiatisme.
Cara pesan: Ketik Judul yang dipilih dan alamat email kamu kirim ke 0817-273-509 / 0274-9500009 atau bisa telepon langsung.
Kami akan selalu menjaga kepercayaan Anda!
Advetorial


